Banjar, Kalsel, Warta Global Kalsel -Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui penyelenggaraan kegiatan Pembimbingan dan Pendampingan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta Rubrik Penilaian berbasis Outcome-Based Education (OBE) bagi Dosen.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis program studi dalam memastikan implementasi kurikulum berbasis OBE berjalan secara konsisten dan terukur, khususnya dalam mendukung ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Pendampingan difokuskan pada penyusunan RPS yang selaras antara CPL, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) hingga Sub-CPMK, serta pengembangan rubrik penilaian yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Selama kegiatan berlangsung, para dosen FKIP UNUKASE tidak hanya mendapatkan penguatan pemahaman konsep OBE, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik penyelarasan materi ajar, metode pembelajaran, dan strategi evaluasi yang disesuaikan dengan karakteristik mata kuliah di bidang keguruan. Forum ini sekaligus menjadi ruang diskusi akademik untuk berbagi pengalaman serta praktik baik antar dosen dalam menerapkan pembelajaran yang berorientasi pada luaran (outcome).
Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Novi Dwi Yaliani, M.Pd., menyampaikan bahwa pendampingan ini diarahkan untuk menghasilkan dokumen pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Pendampingan ini bertujuan memastikan RPS dan rubrik penilaian yang disusun dosen benar-benar mencerminkan capaian pembelajaran, terukur, serta mendukung penjaminan mutu akademik di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional sesuai dengan tuntutan perkembangan dunia kerja dan keilmuan.
Peserta kegiatan melibatkan unsur pimpinan universitas dan fakultas sebagai pengambil kebijakan strategis, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta seluruh dosen di lingkungan FKIP Universitas NU Kalimantan Selatan sebagai pelaksana utama proses pembelajaran. Keterlibatan seluruh unsur tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam mewujudkan pembelajaran berkualitas dan menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan profil lulusan yang telah ditetapkan.*****
(Humas UNUKASE/mpd)
KALI DIBACA

