Duo Dokter Spesialis Ciputra Turun Gunung! Anestesi dan Obgin Bersatu, Siap Tantang Wakil Dinkes di Mel's Cup V2 - Warta Global Kalsel

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Berita Update Terbaru

logoblog

Duo Dokter Spesialis Ciputra Turun Gunung! Anestesi dan Obgin Bersatu, Siap Tantang Wakil Dinkes di Mel's Cup V2

Tuesday, 13 October 2026


Duo Dokter Spesialis Ciputra Turun Gunung! Anestesi dan Obgin Bersatu, Siap Tantang Wakil Dinkes di Mel's Cup V2

Banjarmasin, Warta Global Kalsel – Biasanya mereka berkutat dengan pasien, tindakan medis, dan kesibukan di kamar operasi. Namun, pada 17–18 Oktober 2026 mendatang, dua dokter spesialis dari Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin akan menghadapi tantangan berbeda. Bukan di meja operasi, melainkan di lapangan bulu tangkis!

Mereka adalah dr. Musyaddad, Sp.An, dokter spesialis anestesiologi, dan dr. Setyo Teguh Waluyo, Sp.OG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgin).

Keduanya dipastikan tampil sebagai pasangan Ganda Putra A dalam turnamen Mel's Cup V2 2026 yang berlangsung di GOR Ekso, Banjarmasin.

Menariknya, meski berasal dari dua disiplin spesialisasi berbeda, keduanya memiliki hobi yang sama, yakni bermain bulu tangkis. Bahkan, duet ini ternyata bukan benar-benar pasangan baru di lapangan.

Pernah Berpasangan Saat Latihan Residen Obgin

Dr. Musyaddad mengungkapkan bahwa keikutsertaan mereka bermula ketika undangan Mel's Cup V2 diterima Ciputra Mitra Hospital.

Sebagai dokter yang memiliki hobi bulu tangkis, ia dan rekannya merasa terpanggil untuk turut meramaikan kompetisi antarinsan kesehatan tersebut.

"Pertama-tama karena ada undangan Mel's Cup V2 ke RS CMH, jadi kita yang merasa punya hobi di bulu tangkis merasa terpanggil untuk ambil bagian," ungkap Musyaddad.

Ia menjelaskan bahwa dirinya dan dr. Setyo sebelumnya pernah bermain bersama saat mengikuti latihan bulu tangkis dengan para residen obgin.

"Kebetulan kita pernah berpasangan sewaktu latihan di jadwal latihan residen obgin. Jadi mudah-mudahan bisa klop lah," ujarnya.

Bagi Musyaddad, bulu tangkis bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana melepas kepenatan dari rutinitas pelayanan medis yang menuntut konsentrasi tinggi.

"Sebagai klinisi di kamar operasi, kita juga perlu rileks sejenak dari hiruk-pikuk per 'pembiusan'. Karena kalau sudah di kamar operasi menangani pasien untuk pembiusan, kita harus konsentrasi penuh," jelasnya.

Ia berharap keikutsertaannya dalam Mel's Cup V2 dapat menghadirkan suasana lebih santai sekaligus menjadi kesempatan menikmati pertandingan dan mempererat silaturahmi dengan sesama insan kesehatan.

Musyaddad Realistis, Setyo Justru Pede 100 Persen!

Ada hal menarik ketika kedua dokter ini ditanya mengenai target mereka dalam turnamen.

Dr. Musyaddad memilih memberikan jawaban realistis. Menurutnya, menghadapi peserta dari berbagai institusi kesehatan tentu bukan perkara mudah.

Target utamanya adalah mampu memberikan perlawanan yang seimbang, menikmati pertandingan, dan turut memberikan warna berbeda bagi Mel's Cup V2.

"Target kita minimal bisa memberikan perlawanan yang imbang. Kalau berharap menang mungkin terlalu tinggi lah target kita," ujarnya.

Namun, jawaban berbeda justru datang dari sang pasangan, dr. Setyo Teguh Waluyo.

Dokter spesialis obgin ini tidak ragu memasang target tinggi. Baginya, perbedaan disiplin spesialisasi bukanlah hambatan untuk membangun kekompakan di lapangan.

"Menarik karena kita dari dua disiplin spesialis yang berbeda, kali ini dituntut satu visi tujuan: MENANG!" ujarnya disertai tawa.

Menurut Setyo, kemampuan bekerja sama yang dibutuhkan dalam pelayanan medis juga menjadi modal untuk membangun kekompakan saat bertanding.

"Modalitas tersebut yang kita manfaatkan untuk membangun kekompakan dan memenangkan kompetisi ini," ungkapnya.

Bahkan, ketika ditanya mengenai seberapa optimistis dirinya menghadapi pertandingan, Setyo menjawab singkat dan penuh percaya diri.

"100 persen!" jawabnya sambil tertawa.

Perbedaan jawaban keduanya tentu menjadi cerita tersendiri. Musyaddad datang dengan target realistis, sementara Setyo justru membawa optimisme tinggi untuk meraih kemenangan.

Entah siapa yang nantinya lebih tepat membaca kekuatan lawan, yang jelas duet anestesi–obgin ini siap memberikan warna tersendiri dalam persaingan Mel's Cup V2.

Langsung Ditantang Wakil Dinkes Kalsel

Berdasarkan hasil undian resmi, pasangan dr. Musyaddad–dr. Setyo Teguh Waluyo dijadwalkan menghadapi Emy–Qidny dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan pada babak 16 besar Ganda Putra A.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 13.30 WITA di Lapangan 2 GOR Ekso, Banjarmasin.

Pertemuan ini menjadi ujian awal bagi duet dokter spesialis Ciputra Mitra Hospital untuk membuktikan kekompakan mereka menghadapi persaingan antarinsan kesehatan.

Apakah ketenangan seorang dokter anestesi dan optimisme seorang dokter obgin bisa menjadi kombinasi ampuh di lapangan bulu tangkis?

Ataukah pasangan Dinkes Kalsel justru mampu menghentikan langkah keduanya sejak pertandingan pertama?

Jawabannya akan terlihat saat mereka mulai saling beradu smash di GOR Ekso.

Usul Mel's Cup V3 Dibuka Kategori Khusus Dokter

Di balik semangat persaingan tersebut, dr. Musyaddad juga menyampaikan gagasan menarik bagi pengembangan Mel's Cup pada masa mendatang.

Ia berharap penyelenggaraan berikutnya dapat menghadirkan kategori pertandingan khusus dokter, sehingga semakin banyak dokter dari berbagai spesialisasi maupun institusi kesehatan dapat berpartisipasi.

Musyaddad mengusulkan agar pada Mel's Cup V3 nantinya tersedia kelas khusus bagi para dokter.

Gagasan tersebut menjadi salah satu masukan menarik bagi pengembangan turnamen yang sejak awal memang dirancang sebagai wadah olahraga dan silaturahmi insan kesehatan.

Mel's Cup V2 sendiri merupakan turnamen bulu tangkis yang digagas dr. H. Meldy Muzada Elfa, Sp.PD-KGer., FINASIM, MM, dan kembali digelar setelah penyelenggaraan perdana pada Agustus 2025.

Tahun ini, kompetisi mempertemukan para peserta dari berbagai rumah sakit, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, PPDS Ilmu Penyakit Dalam Universitas Lambung Mangkurat, serta gabungan insan medical representative (medrep) farmasi.

Tiga kategori dipertandingkan, yakni Ganda Putra A, Ganda Putra B, dan Ganda Putri.

Di tengah kehadiran para mantan juara, pemain berpengalaman, dan pendatang baru, duet dua dokter spesialis Ciputra Mitra Hospital menjadi salah satu cerita menarik menjelang turnamen.

Satu dokter memilih realistis, satu lagi yakin 100 persen bisa menang. Kini tinggal menunggu, apakah duet anestesi dan obgin ini mampu menyatukan dua pendekatan tersebut menjadi kemenangan di lapangan?

Saksikan keseruannya pada 17–18 Oktober 2026 di GOR Ekso, Banjarmasin.

KALI DIBACA